Indonesian Food and Forage

Wednesday, August 23, 2017

Seluk Beluk Angkutan Truk

Seluk beluk angkutan truk apalagi buat truk besar dalam hal muatan ternyata celahnya banyak. Truk tronton normalnya bisa mengangkut sampai 30 ton, tapi bisa dibuat lebih sedikit atau kurang sedikit. Sehingga yang punya truk juga tidak terasa, tapi coba kalau dihitung muatan tambahan 2 ton itu berat sekali lo. Ongkosnya juga kan mahal kalau mengangkut 2 ton misal untuk jarak Jakarta - Cirebon.

Nah angkutan barang seperti ini di Pabrik sangat disukai karena bagi pabrik sangat menguntungkan, dalam hal menurunkan ongkos angkut. Memang kita bersaing tetapi dalam masa masa tertentu muatan seperti itu sedikit demi sedikit akan ditinggalkan. Terutama jika sudah ketemu muatan yang lebih ringan dan stabil. Semua pengusaha truk akan berpikiran yang sama jadi bagi pabrikan juga harus memikirkan hal tersebut.

Buat truk yang sangat banyak muatannya misalnya Dump Truk ini sangat murah karena biasa memuat dengan berat antara 40 sampai 50 ton, Waoooo. Coba kalau dihitung dengan harga per ton tentu akan murah sekali, akibatnya banyak sekali rongsokan Dump Truk di daerah jawa, maupun sumatra yang sering memuat dengan tonase sangat tinggi. Harga jual barang bekasnya pun harga banting, sebaiknya gak usah dibeli lah kalau Dump Truk.

Permasalahannya adalah truk jarang dikontrol sama yang punya truk, sehingga sopir semaunya memasang tarif dan memuati truknya. Harga sewa truk angkutan barang jadi sangat murah karena sopir notabene bukan yang punya truk bisa memainkan harga. Kondisi seperti ini membuat celah bagi para expidisi miskin tapi gak punya truk bikin usaha angkutan barang, karena bisa nego langsung dengan sopir.

Sunday, August 23, 2015

Kota Wisata Indonesia - Bali

Setelah truk saya beberapa kali ke Bali, akhirnya saya sendiri pergi ke kota wisata Bali. Memang orang Indonesia tidak terbiasa untuk pergi berwisata, walaupun sebenernya duit juga ada. Wisata juga paling ke tempat tempat deket kampung seperti pantai di sekitar kota di Kampung dan paling ke Jogja, Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya.

Tidak ada istimewanya kota kota tersebut, paling yang banyak perubahan kali Surabaya, semenjak dipimpin oleh walikota yang sekarang, Ir. Tri Rismawati. Tapi seberapa jauh perubahannya saya kurang tahu pasti mungkin bisa di lihat di Internet keadaan kota Surabaya yang sekarang, yang jelas kotanya dari dulu juga panas, bahkan nyanyianya juga Surabaya yang panas. Tapi kalau lihat gambar pantainya sih masih kotor.


Perbedaan kota Bali dengan kota kota lain seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, Semarang, Jogja. Antara lain, di Bali saya belum bertemu dengan pedagang kaki lima, semua jalan menggunakan Trotoar, tidak ada pedagang asongan maupun pengemis, terus tidak ada angkot ada juga taxi. Jalannya emang kecil kecil tapi ada trotoarnya, kalau gang emang gak ada trotoarnya. Terus gak ada bangunan keatas sampai lantai 4. Paling juga bangunan lantai 2, jarang sekali kelihatan membangun ke atas.

Jalan di Kuta Bali

Legian Bali

Kemaren saya lihat di 2 pantai semuanya bersih, tidak ada sampah berkeliaran walaupun pengunjungnya juga ramai. Apa ini kebetulan cuaca lagi bagus, Bali minggu kemaren 20 - 21 Agustus 2015 terasa sejuk, bahkan lebih sejuk dari kota bandung padahal saya di hotel pinggir pantai Kuta persis. Setelah saya tanya tanya ke Sopir taxi, apakah disini ada Industry, katanya sih paling industri kecil seperti Garmen, kalau Industri besar di Bali gak ada, makanya jarang ada yang kerja di Pabrik. So udaranya bersih dibanding kalau banyak industri. Apa karena itu jadi udaranya terasa lebih dingin dari kota lain? Gak tahu pasti ya.

Pantai Kuta

Pantai Sanur

Tuesday, August 11, 2015

Satu Tambah Satu Tidak Sama Dengan Dua

Setelah kita mengikuti sekolah yang begitu pasti, lugu dan sederhana dengan pelajaran matematika, statistik dan menghitung untung rugi, dan jual beli yang sering jadi bahan utama dalam matematika hitung ternyata semuanya gak bener. Mengapa gak bener coba baca dan pelajari contoh contoh berikut dibawah, bahwa satu ditambah satu tidak sama dengan dua.



Bapak waskito mencoba membeli truk baru dengan cicilan Rp. 15 juta per bulan, setelah dijalankan dia mendapat keuntungan rutin tiap bulannya bisa Rp. 3 juta sampai kadang 5 juta. Dalam hati berpikir kalau gitu kita bisa pakai truk bekas saja yang murah cicilannya, cuma Rp. 10 Juta, dia menghitung keuntungan bisa 8 juta sampai 20 juta per bulan kan cicilannya murah. Dalam prakteknya, setiap kali truk dipakai rusak, baru jalan satu rit rusak, bahkan kadang rusak ditengah jalan sedang ada muatannya lagi, malah jadi ngrepotin. Dalam keadaan perbaikan truk bekasnya otomatis gak menghasilkan dan malah menggerogoti keuntungan yang tadinya 3 juta sampai 5 juta per bulan malah jadi minus. Nah kan jadi 1 + 1 tidak sama dengan 2. Anda mungkin berpikir wah itu kan gak sama persis sehingga sebenernya gak 1 + 1, tapi sekarang lihat contoh yang lain.

Pak Bronto usaha penanaman jamur merang, dia menanam jamur merang dengan ukuran kumbung 2.5 m x 3 m dengan 2 rak bertingkat. Setelah ditanami jamur merang pokoknya cerita proses pembuatannya mah panjang jadi gak usah, pak Bronto bisa panen 25 kg. Wah lumayan nih pikirnya, kan harga jamur sekarang Rp. 25 ribu per kgnya jadi dia bisa mengantungi uang Rp. 625.000,- Kemudian dia bikin kumbung yang lebih besar karena biasanya ukuran kumbung jamur itu 4 m x 6 m, bahkan ada yang ukurannya 4 m x 9 m yang katanya bisa panen sampai 1 ton jamur merang dengan 4 tingkat rak. Setalah itu dia coba mulai membuat jamur dengan ukuran kumbung besar 4 x 6 m dengan rak tingkat 4, harapannya dia bisa panen paling sedikit 200 kg. Tentunya dia menggunakan baha baku lebih banyak, bahan bakar lebih banyak, bibit lebih banyak katakanlah 8 kali lipat. Tapi gak 8 kali lipat pas karena bahannya kekurangan ukurannya sih jadi berlipat lipat. Ceritanya setelah panen kok hasilnya cuma 30 kg, lho kok gagal ya, bahkan pada waktu lain pak Bronto bahkan gak panen sama sekali. Lho kan jadi 1 + 1 tidak sama dengan 2.

Masih belum yakin, pak Ridwan lebih parah lagi dia mencoba menanam padi di ember plastik bekas cat 25 kg, dia pernah coba 1 buah butir padi ditanam di ember yang sudah ada media tanamnya, ternyata bisa berbuah menjadi 6000 butir padi. Gila pikirnya jadi 1 butir padi bisa menjadi 6000 butir dalam waktu 3 bulan, ini meningkat menjadi berapa persen coba. Kemudia dia menanam pada 10 ember plastik 25 kg, dan dibiarkan sampai berbuah selama 3 bulan. Setetah mulai berbuah dia mengamati banyak belalang yang datang ya? apa ini dari sawah sebelah terus mampir. Kemudian dia biarkan saja, sampai padi bener bener tua. Setelah itu banyak berdatangan burung burung gereja yang memang biasanya suka datang ke atap gentengnya. Padi sudah mulai menguning dan ternyata banyak yang kopong. Wah kayaknya sudah dimakan belalang pada waktu belum jadi padi. Setelah dia pikir sudah siap petik, mau dipotong padinya, ternyata sudah habis dimakan burung, lenyap dalam 1 hari buah padi dalam 10 ember cat.

Sunday, July 5, 2015

Trucking Route

Mengikuti perjalanan truk kadang bener bener seperti orang yang sedang travelling, Apalagi kalau truk kita tidak mempunyai order dengan rute tetap. Pengalaman driver mengarungi dunia perjalanan kadang melebihi yang punya truk, yang punya truk hanya bisa melihat perjalannya melalui GPS, sedangkan sopirnya riil menuju ke sana. Contoh treku ini malah sudah sampai kemana mana, sampai Palembang, Bali, Surabaya, Gresik, Rembang, Solo, dan Cilacap hampir ke daerah menuju ke Nusakambangan lho. Coba lihat GPS dibawah ini:



Monday, December 22, 2014

Jalur Garut - Tasik Terputus karena Longsor

Jalur Garut - Tasik terputus karena longsor yang disebabkan hujan deras. Tepatnya di desa Sukaratu, kecamatan Malangbong - Garut, menyebabkan lalu lintas di jalur tersebut tertutup longsoran tanah. Lonsor terjadi pada hari Minggu 21 Desember 2014, terjadi sekitar pukul 21:00.





Jadi bagi yang mau jalan ke arah Garut harus lihat lihat jalur apakah jalan menuju ke tempat yang sekarang sedang longsor, karena akan terkena imbasnya yaitu kemacetan. Apalagi musim hujan saat ini masih terus berlangsung jadi bisa saja sewaktu waktu akan terjadi susulan longsoran di jalan tersebut. Tapi khabarnya sekarang sudah normal lagi sih.